.::Selamat Datang Di Blog Ini..Semoga Bermanfaat::.

Malware paling Berbahaya Muncul (again)

Kamis, 31 Mei 2012

Era teknologi yang semakin canggih membuat segala sesuatu muncul dengan begitu mudah, baik itu teknologi yang berguna untuk masyarakat maupun yang sedikit tidak menguntungkan. Mengutip artikel dari vivanews dengan judul "Inilah Penyelidikan Malware Super Berbahaya", untuk lebih lebih jelasnya silahkan untuk membacanya.


Seperti di ketahui bahwa malware sungguh sangat berbahaya bagi komputer kita, Tim Security Response Symantec tengah menganalisa ancaman baru yang sangat canggih dan tersembunyi, W32. Flamer. Hasilnya mengungkapkan malware ini diciptakan dengan kemampuan untuk memperoleh informasi dari sistem yang telah terinfeksi, yang kebanyakan berlokasi di Timur Tengah.  

Malware ini serupa dengan dua ancaman sebelumnya yakni Stuxnet dan Duqu. Menurut Symantec dalam pernyataan resminya kepadaVIVAnews pada Rabu 30 Mei 2012, kode ini tidak dibuat oleh perseorangan. Tapi, sekelompok orang yang didanai dan mendapatkan instruksi. 

Kode tersebut termasuk beberapa referensi ke rangkaian “FLAME”. Kode "InstallFlame" ini  mungkin menunjukkan contoh-contoh serangan dari beberapa bagian kode tersebut. Tapi, bisa pula bermakna nama proyek pengembangan malware tersebut. Inilah asal julukan Flame berasal.
Serangan tersebut telah berjalan secara diam-diam selama minimal dua tahun. Malware ini memiliki kemampuan untuk mencuri dokumen, mengambil rekaman tampilan layar (screenshot) dari desktop pengguna, menyebarkan melalui USB drives, menonaktifkan produk vendor keamanan, dan dalam kondisi-kondisi tertentu, menyebarkannya ke sistem-sistem lain. 

Ancaman ini dapat pula memanfaatkan beberapa kerentanan yang sudah diketahui. Malware Flame bisa menggunakan patched di Microsoft Windows untuk menyebarkan ke dalam jaringannya.
 
Telemetri pertama mengindikasikan bahwa target dari ancaman ini berlokasi sebagian besar di Tepi Barat Palestina, Hungaria, Iran dan Libanon. Target lainnya termasuk Rusia, Austria, Hong Kong, dan Uni Emirat Arab.

Dasar pemilihan sektor-sektor industri, afiliasi, dan individu yang menjadi target saat ini masih belum jelas rumusannya. Bukti awal menunjukkan bahwa korban-korban mungkin tidak dijadikan target karena alasan yang sama. 

Kebanyakan dari target Flame lebih banyak menerima ancaman ini dari aktivitas-aktivitas pribadi dibanding saat bekerja di kantor. Menariknya, selain menargetkan perusahaan tertentu, banyak sistem yang diserang merupakan komputer yang digunakan dari koneksi Internet di rumah.


sumber : http://teknologi.vivanews.com/news/read/319006-inilah-penyelidikan-malware-super-berbahaya

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Pengikut

Waktu Sholat Kebumen

Pengunjung