.::Selamat Datang Di Blog Ini..Semoga Bermanfaat::.
Showing posts with label kisah. Show all posts
Showing posts with label kisah. Show all posts

Lebaran 2012 :)

Monday, 27 August 2012

Senin ini semua orang sudah ada kewajiban untuk kembali  beraktivitas seperti biasa, begitu pula dengan aku, akupun juga harus kembali ke Gunungkidul untuk menyelesaikan KKN yang hanya dua minggu lagi,, :)

Tapi sebelum balek ke Gunungkidul mau review lebaran kemaren dulu yah, :)
Lebaran kali ini di awali dengan hati yang galau, yups tepat di malam takbiran hati dan pikiranku sangat2 kacau, entah mengapa, namun pada siangnya semuanya berubah, berkumpul dengan keluarga, saling maaf memaafkan dan tangis haru mewarnai hari tepat pada tanggal 1 syawal itu.

Hari berikutnya di isi dengan liburan bareng kakak dan adhex ke pantai dan gua Jati Jajar, hari itu benar-benar capek,,hahaha

Hari berikutnya di isi dengan menghitamkan badan di pante, bukan liburan sih,,hehe,,dan benar saja sekarang ini kulitku hitam sekali,, :D

Dan pagi ini aku sudah berada di rumah ke dua, di kostan tercinta... :)

OK lah itu yyang bisa aku review dari lebaran kali ini, semoga bisa ketemu dengan ramadhan dan lebaran   tahun depan,, amin.. :)

Subhanallah, Bayi Ini Lahir Membawa Alquran

Monday, 21 May 2012

Allah SWT tak pernah berhenti menunjukkan kuasa-Nya. Seorang bayi di Nigeria lahir sembari membawa Alquran dari rahim ibunya. Sejatinya, ibu bayi tersebut beragama Kristen, tapi pascamelihat mukjizat Allah tersebut, sang ibu dan nenek bayi tersebut langsung mengucapkan dua kalimat syahadat dan menyatakan diri masuk Islam.


Subhanallah, Bayi Ini Lahir Membawa Alquran

Seperti diberitakan harian Pmnewsnigeria, Senin (14/5) kemarin, bayi tersebut lahir di 112 Olateju Street, Mushin, Lagos State, Nigeria Barat Daya pada 7 Mei 2012 lalu. Saat keluar dari rahim ibundanya, bayi tersebut membawa sebuah Mushaf kecil di tangannya.

Kikelomo Ilori, nama ibu bayi tersebut. Wanita 32 tahun yang bekerja sebagai seorang ahli kecantikan langsung mengganti namanya menjadi Sherifat ketika masuk Islam. Hal itu diikuti nenek bayi tersebut yang mengganti namanya menjadi nama Islam.

Kasih Sayang Ibu...

Saat kau berumur 15 tahun, dia pulang kerja ingin memelukmu.
Sebagai balasannya, kau kunci pintu kamarmu.

Saat kau berumur 16 tahun, dia ajari kau mengemudi mobilnya.
Sebagai balasannya, kau pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa peduli kepentingannya.



Saat kau berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telepon yang penting.
Sebagai balasannya, kau pakai telepon nonstop semalaman.

Saat kau berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kau lulus SMA.
Sebagai balasannya, kau berpesta dengan temanmu hingga pagi.

Saat kau berumur 19 tahun, dia membayar biaya kuliahmu dan mengantarmu ke kampus pada hari pertama.
Sebagai balasannya, kau minta diturunkan jauh dari pintu gerbang agar kau tidak malu di depan teman-temanmu.

Belajar Dari Kisah Si Tikus

Seekor tikus mengintip di balik celah di tembok untuk mengamati sang petani dan istrinya, saat membuka sebuah bungkusan. Ada mainan pikirnya. Tapi dia terkejut sekali, ternyata bungkusan itu berisi perangkap tikus. Lari kembali ke ladang pertanian itu, tikus itu menjerit memberi peringatan,
“Awas ada perangkap tikus di dalam rumah, hati-hati ada perangkap tikus di dalam rumah!”

 Sang ayam dengan tenang berkokok dan sambil tetap menggaruki tanah, mengangkat kepalanya dan berkata. ‘Ya, maafkan aku Pak Tikus. Aku tahu memang ini masalah besar bagi kamu, tapi buat aku secara pribadi tidak ada masalah. Jadi jangan buat aku sakit kepala lah.”


 Tikus berbalik dan pergi menuju sang kambing. Katanya, “Ada perangkap tikus di dalam rumah, sebuah perangkap tikus di dalam rumah!”

‘Wah aku menyesal dengan kabar ini.” Si kambing menghibur dengan penuh simpati. “Tetapi tidak ada sesuatu pun yang bisa kulakukan kecuali berdo’a. Yakinlah, kamu senantiasa ada dalam do’a-do’aku!”


 Tikus kemudian berbelok menuju si lembu.
‘Oh! Sebuah perangkap tikus?” jadi saya dalam bahaya besar ya?” kata lembu sambil ketawa, berteleran air liur.

 Jadi tikus itu kembalilah ke rumah dengan kepala tertunduk dan merasa begitu patah hati, kesal dan sedih, terpaksa menghadapi perangkap tikus itu sendirian. Ia merasa sungguh-sungguh sendiri.


 

Followers

Waktu Sholat Kebumen

Pengunjung