.::Selamat Datang Di Blog Ini..Semoga Bermanfaat::.
Showing posts with label ambal. Show all posts
Showing posts with label ambal. Show all posts

Pantai Ambal, Pantai Selatan yang Menakjubkan

Wednesday, 2 January 2013


Ambal, sebuah kecamatan kecil di pantai selatan Pulau Jawa, memang lebih terkenal dengan wisata kulinernya, entah itu sate ambal,gula jawa, emping, lanting dsb. 

Selain dengan kuliner khas tersebut, ada dua obyek wisata musiman yang sangat terkenal di Ambal. Yang pertama adalah wisata musiman Pacuan kuda,dan yang kali ini akan di bahas adalah mengenai Eksotisme pantai ambal.

Ok deh, lansung saja, Pantai Ambal sekarang sudah lebih tertata, dengan adanya akses jalan yang langsung menuju pantai, kita akan di mudahkan, waktu dulu saya masih kecil jalan yang menuju pantai hanya jalan tanah, dan yaang lebih parah adalah parkir sepeda dan motor yang sangat jauh dari pantai, namun sekarang semuanya sudah bisa di lalui hingga bibir pantai. 

Pantai ambal kini juga sudah mulai rame pada hari biasa, namun jika hari minggu dan hari libur lain pantai akan lebih ramai dengan orang-orang yang berwisata. Tidak hanya kaum muda yang ingin merasakan indahnya pantai, orang tua dan anak-anak-pun banyak yang main di pantai ini. Pantai yang indah dan bersih, akan terlihat pada pagi dan sore hari, ketika matahari naik dan turun, warna orange dari mentari akan terlihat indah dan menawan,,

Keindahan lain yang nampak pada pantai ambal adalah, banyaknya pohon pandan dan rerumputan liar yang bagus untuk berfoto ria, dan juga ada beberapa pohon cemara yang indah juga, Jika cuaca cerah beberapa gunung di ujung utara juga akan sedikit terlihat puncaknya, seperti gunung Sumbing, Sindoro, Merapi, dll. 

Ada beberapa foto yang berhasil diabadikan bisa di lihat sendiri,,devicenya pake canon powershot A 3200 IS

Mudik..Mudikk..brum..brumm,,

Friday, 17 August 2012


Mudik, tradisi tiap tahun menjelang hari raya,,

Banyak orang yang kembali ke daerah asal dari tempat mereka bekerja, dengan rasa yang luar biasa senang mereka kembali berkumpul dengan keluarga yang di rindukan. Banyak dari mereka yang langsung tampil beda dengan tampilan mereka sebelum mereka berangakat. 

Pada awal mereka berangkat mereka seperti halnya aku, namun ketika mereka pulang nasib mereka berbalik 180 derajat, mereka memang luar biasa. Aku yang hanya meminta ke orang tua kinipun malu dengan mereka, 

Dengan rasa bangga mereka membawa berbagai merk sepeda motor, tentunya hasil kerja keras mereka sendiri, dengan pakaian yang serba gres, dan juga tampilan yang wah mereka jalan dan bersalaman dengan warga yang di temui di sepanjang jalan kampung.

Pertanyaan yang lazim terucap.. "bali kapan??" dan itu menjadikan kebanggaan bagi setiap orang, tapi kalo aku yang di tanya pasti tak jawab "ngko sore,,kan lagi teko.. hehe,, :)"

Begitulah tradisi mudik, yang awalnya bukan siapa-siapa dengan bekerja keras mereka menjadi orang yang kini berbeda..

Akhirnya, ku ucapkan selamat datang di kampung halaman tercinta, met liburan, dan yang utama minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin.. :)

Babad Kabupaten Ambal

Thursday, 15 March 2012

Bagi para sejarawan pasti gemar sekali untuk mencari artikel tentang sejarah-sejarah terbentuknya suatu wilayah, apalagi jika daerah tersebut menjadi pusat pemerintahan pada saat ini. Pada kesempatan kali ini saya mengrefrensi dari blog "lontar" yang membahas tentang "Babad Kabupaten Ambal". Bagi kaum muda seperti saya, sejarah suatu daerah terutama daerah kita pun setidaknya kita harus mengetahuinya walaupun itu tidak terlalu detail.
Bagi yang tertarik silahkan baca artikel di bawah ini, selamat membaca. ;)



KERANGKA CERITA BABAD AMBAL
1. Kabupaten Ambal termasuk wilayah Bagelen yang menjabat Bupati bernama K.P.A.H. Purbanagara (1828 – 1872M). Kabupaten Ambal berlangsung dalam satu periode/selama hidupnya Bupati Purbanagara. Setelah Purbanagara meninggal dunia wilayah Bagelen dibagi tiga wilayah yaitu (1) Kabupaten Kutoarjo (2) Kabupaten Kebumen (3) Kabupaten Karanganyar.
2. K.P.A.H. Purbanagara seorang Bupati yang bijaksana, hidupnya sederhana, sangat akrab dengan rakyatnya. Beliau mempunyai hamba/pengasuh kepercayaan yang ditugaskan mengasuh putra-putranya
Pada jaman Mataram semasa pemerintahan Sinuhun Raja mempunyai selir bernama Mas Ajeng Tingkir, berputra bernama Raden Mas Semedi, anak itu kemudin diserahkan kepada Mangundipura agar diasuhnya baik-baik. Setelah dewasa Raden Mas Semedi bekerja sebagai Abdi Dalem. Pada jaman Perang Dipanegara Raden Mas Semedi meningglkan kraton mengungsi menuju daerah Kedu. Setelah sampai di Kebumen memakai nama samaran Mangunprawira.


Di daerah Ambal selatan atau daerah “Urut Sewu” terjadi huru-hara disebabkan oleh Gamawijaya (Puja Gamawijaya) dari desa Plempuk yang terkenal berani dan sakti. Pekerjaan sehari-hari sebagai perampok. Raja Mataram kemudian mengutus Pangeran Balitar agar menangkap Puja Gamawijaya. Tetapi Pangeran Balitar tidak berhasil menangkapnya. Kangjeng Gupermen mengumumkan sayembara barang siapa dapat menangkap brandal Puja Gamawijaya akan mendapat hadiah yang besar. Lurah desa Sijeruk yang bernama Wargantaka dan Andaga anaknya menyatakan bersedia menangkap brandal Puja Gamawijaya. Wargantaka telah mengetahui kelemahan-kelemahannya Puja Gamawijaya, karena teman seperguruan. Andaga diserahi tugas untuk menangkap Puja Gamawijaya (Pupuh Dhandhanggula : 1-2)


3. Puja Gamawijaya semakin berang dan beringas melihat Andaga datang di medan perang. Perkelahian terjadi. Andaga selalu diamat-amati oleh ayahnya. Puja Gamawijaya datang ke desa Sijeruk, menantang adu kesaktian dengan Andaga dan Wargantaka. Andaga tidak tahan dengan ucapan Puja Gamwijaya. Akhirnya Puja Gamawijaya kalah, dibunuh dan kepalanya dipenggal (Pupuh Pangkur : 1-28)


Sejarah Ambal

Monday, 5 March 2012

Hai, salam jumpa,,
Bagi warga Kebumen atau warga Ambal, mending liat dulu sejarah daerah kalian. Ambal yang merupakan salah satu daerah di pesisir ambal sekarang sudah menjadi sebuah kecamatan, namun konon dulu ambal sendiri merupakan suatu kabupaten. Hal ini terbukti dengan adanya makam Bupat Ambal yang terletak di desa Benerwetan, kecamatan Ambal. OK gini ceritanya..tuink,tuink,, :)
Ambal- Kebumen dulu pernah menjadi pusat pemerintahan kabupaten. Ceritanya begini: Pada masa perang Diponegoro, Ambal dan pantai pesisir selatan, yang dikenal dengan Urut Sewu, dikuasai berandalan kejam dan menakutkan bernama Puja atau Gamawijaya. Dia sangat terkenal hingga warga mulai dari Karangbolong hingga Kesultanan Yogyakarta mendengar namanya.

Untuk menumpasnya pemerintah kolonial Belanda mengadakan sayembara yang isinya: barang siapa yang mampu menangkap Puja akan mendapat hadiah besar. Ternyata tidak ada yang berani mengikuti sayembara itu.

Pada zaman perang Diponegoro itu, Semedi, putra dari selir Hamengku Buwono III, mengungsi ke Kedu. Pangkatnya naik dari ordenans menjadi kolektur di Kebumen dengan nama Raden Ngabehi Mangunprawira. Dia pemberani, dan berniat mengikuti sayembara itu. Dia kemudian berbicara dengan Lurah Desa Sijeruk, Wargantaka dan putranya Andaga. Wargantaka dan Puja adalah saudara seperguruan. Mereka sama-sama berguru pada Gamawikangka.

Berkat kerjasama itu, rahasia kekuatan dan kelemahan Puja akhirnya bisa diketahui Mangunprawira. Wargantaka mendukung Mangunprawira menumpas penjahat tersebut. Puja pun terbunuh. Mangunprawira dipromosikan menjadi Bupati Ambal seumur hidup, dengan nama K.R.A.H. Poerbanagara. Pada masa itu moyang saya diangkat menjadi Penghulu Kabupaten Ambal, namanya KH Yahya. Beliau adalah salah satu keturuan Brawijaya V.

Sate Ayam Ambal

Friday, 10 February 2012

Banyak sekali jenis sate yang ada di indonesia, baik itu sate ayam, bebek, kuda, kelinci dan banyak yang lain. dari berbagai macam jenis diatas juga masih di bagi-bagi lagi misalny seperti sate madura, sate  ponorogo, NTT, dll. Tapi disini sebagai warga Ambal saya akan sedikit berbagi pengetahuan tentang sate ambal. Walaupun tidak setenar sate madura namun sate ambal sudah merambah ke luar daerah ambal sendiri, misalnya di Jogjakarta, Jakarta, Purworejo, dll. 
Sate Ambal sendiri banyak di jumpai di daerah pesisir selatan Kabupaten Kebumen, tepatnya di desa Ambalresmi, kecamatan Ambal.
Sang maestro sate ambal yaitu Pak Kasman telah meninggal beberapa taun yang lalu,

Wajah Baru Pasar Ambal

Thursday, 9 February 2012


Wakil Menteri Perdagangan RI Bayu Krisnamurthi meresmikan empat pasar rakyat di Kebumen, Kamis (9/2).  Keempat pasar tersebut adalah Pasar Ambal di kecamatan Ambal, Pasar Indrakila di Kecamatan Alian serta Pasar Ayah di Kecamatan Ayah dan Pasar Plumbon.
Peresmian pasar dipusatkan di Pasar Ambal, Kecamatan Ambal. Hadir Wakil Gubernur  Jateng Hj Rustriningsih beserta Rombongan pejabat Pemprov Jateng dan Bupati Kebumen H Buyar Winarso SE
Wamendag menyampaikan, APBN telah mengalokasikan dana hingga Rp 11 miliar untuk merevitalisasi empat pasar di Kebumen.  "Tahun ini Kemendag mengalokasikan anggaran Rp 180,5 miliar untuk 20 pasar percontohan baru di 20 kebumen/kota di Indonesia," ujar Wamendag Bayu.
Sumber dana pembangunan ke empat pasar berasal dari Dana Tugas Pembantuan (TP) Tahun 2011 sebesar Rp 11 miliar. Dengan rincian Pasar Ambal Rp 4 M, Pasar Ayah Rp 3 M, Pasar Indrakila Rp 4 M.
Bupati Kebumen Buyar Winarso mengatakan, dengan dibangunnya  pasar-pasar tersebut, diharapkan akan meningkat  kunjungan   pembeli ke pasar rakyat dan meningkatkan perputaran perekonomian di pasar rakyat, yang muaranya kesejahteraan pedagang juga akan meningkat
sumber : suara merdeka

 

Followers

Waktu Sholat Kebumen

Pengunjung