.::Selamat Datang Di Blog Ini..Semoga Bermanfaat::.

Jogja Butuh Guru SD

Jumat, 17 Februari 2012

Ada suatu artikel di harian jogja yang mengatakan bahwa "Jogjakarta masih kurang guru SD sebanyak 2500 orang", fakta yang mencengangkan, ternyata lapangan kerja di Jogja sebagai jalan menuju PNS masih banyak juga ya,,
Ni artikelnya :
Berdasarkan pendataan guru sementara yang dihimpun Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY, diketahui DIY kekurangan 2.500 guru SD.
“Sudah ada koordinasi dengan Kabupaten dan Kota mengenai pendataan guru dan diketahui seluruh SD di DIY kekurangan guru. Jumlahnya mencapai ribuan, yakni 2.500 guru,” kata Kepala Disdikpora Baskara Aji pekan lalu.
Kekurangan guru SD tersebut, tambah dia, merata untuk berbagai mata pelajara (mapel), yakni guru kelas, guru agama (Islam, Katolik, Kristen, Hindu dan Budha), Penjaskes dan Mulog.
Guna mengantisipasi persoalan ini, Dinas Pendidikan (Disdik) kota dan kabupaten DIY sepakat untuk menata secara intern. Artinya, masing-masing Disdik akan berusaha berkomunikasi dengan daerah lain untuk memenuhi kebutuhan, sedang Disdikpora DIY bertindak sebagai pengawas.
Solusi sementara dalam mengatasi persoalan ini disebutnya juga dipaparkan dalam rapat koordinasi (Rakor) bersama Kepala Disdik Kota dan Kabupaten DIY. Adapun, alternatif penyelesaian seperti penambahan tenaga pendidik dari jenjang pendidikan TK dan SMP.
Bila dirasa masih kurang, guru tidak tetap (GTT) dan tenaga bantu (naban) dapat menjadi solusi lain. Aji menambahkan jika dengan kedua alternatif ini masih kurang, maka DIY akan mengajukan formasi baru ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
Selanjutnya, untuk jenjang pendidikan SMP, SMA dan SMK rata-rata berlebih jumlah guru. Namun, untuk mapel tertentu jenjang pendidikan menengah inipun masih memerlukan tenaga pendidik baru.
“Misal guru Bahasa Indonesia di SMP berlebih, tapi guru bahasa inggris kurang,” imbuh Baskara Aji.
Penyebaran guru dari SMP ke SD, diakui Aji memiliki konsekuensi tertentu. Pasalnya, hal ini berkaitan dengan sertifikasi guru. Untuk itu, Disdik setempat harus memperhatikan persoalan ini saat menata guru.
Staf Kepegawaian Disdik Kota Jogja, Hasyim menyampaikan pendataan guru di Kota Jogja telah diselesaikan belum lama ini. Adapun, hasil pendataan telah diolah, dianalisa dan diserahkan kepada Kepala Disdik Kota Jogja.
Namun, ia tidak dapat menjelaskan secara detil kekurangan dan kelebihan guru di masing-masing jenjang pendidikan. Pasalnya, hasil pendataan masih dibicarakan ditingkat provinsi.

Data Guru di DIY 2012
  • Jenjang Pendidikan SD
Kebutuhan guru 16.009 orang
Ketersediaan guru 13.619 orang
Kekurangan guru 2.500 orang

  • Jenjang Pendidikan SMP
Kebutuhan guru 5.554 orang
Ketersediaan guru 6.204 orang
Kekurangan guru 89 orang
Kelebihan guru 739 orang

  • Jenjang Pendidikan SMA
Kebutuhan guru 2.324 orang
Ketersediaan guru 2.676 orang
Kekurangan guru 99 orang
Kelebihan guru 451 orang

  • Jenjang Pendidikan SMK
Kebutuhan guru 3440 orang
Ketersediaan guru 2776 orang
Kekurangan guru 731 orang
Kelebihan guru 67 orang

Sumber: Disdikpora DIY

Makanya bagi kamu yang berminat belajar yang rajin biar cepet lulus kuliah,he he he,,

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Pengikut

Waktu Sholat Kebumen

Pengunjung