.::Selamat Datang Di Blog Ini..Semoga Bermanfaat::.

Contoh Non Volatile RAM (NVRAM)

Selasa, 06 Maret 2012

Setelah saya mempost artikel tentang pengertian Non Volatile RAM (NVRAM) di cged untuk semua, kali ini saya lanjutkan dengan contoh dari NVRAM, langsung ke lokasi cuy..cekidot

  • ROM (Read Only Memory)
ROM merupakan sebuah contoh dari Progammable Logic Device, yakni perangkat yang dapat diprogram untuk menyimpan informasi spesifik untuk perangkat keras komputer. [MRM.1996] Kebutuhan akan memori yang begitu tinggi telah membuat berbagai macam teknologi baru ditemukan. Salah satu jenis memori terbaru yang dikatakan oleh sebagian orang akan menjadi memori yang paling dominan dimasa depan adalah MRAM, Magnetoresistive Random Access Memory.

  • MRAM (Magnetoresistive Random Access Memory)
MRAM (Magnetoresistive Random Access Memory) merupakan sebuah non-volatile memori, menggunakan muatan magnet untuk menyimpan data dan bukan muatan listrik seperti pada SRAM atau DRAM. MRAM telah dikembangkan sejak tahun 1990-an. [WKD.2008] Meskipun teknologi ini sudah dikembangkan sejak 1990-an, MRAM secara formal diperkenalkan pertama kali oleh IBM pada tahun 2007. Selanjutnya, berbagai developer lain seperti NVE dan Thosiba, mulai bermunculan dengan produk MRAM-nya masing-masing. Arsitektur MRAM Arsitektur MRAM merupakan sebuah aplikasi dari spintronics (putaran elektron) yang mengkombinasikan teknologi Magnetik-Tunnel-Junction (MTJ) dan teknologi CMOS. [IBM.2006] Magnetik-Tunnel-Junction (MTJ) tersusun atas sebuah layer magnetik permanen, dielectric tunnel barrier, dan sebuah layer magnetik bebas.



  • PROM (Programmable Read Only Memory)
PROM (Programmable Read Only Memory) merupakan sebuah chip memory yang hanya dapat diisi data satu kali saja. Sekali saja program dimasukkan ke dalam sebuah PROM, maka program tersebut akan berada pada PROM seterusnya. Berbeda halnya dengan RAM, pada PROM data akan tetap ada walaupun komputer dimatikan.

  • EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory)
EPROM adalah jenis khusus PROM yang dapat dihapus dengan bantuan sinar ultra violet. Setelah dihapus, EPROM dapat diprogram lagi. EEPROM hampir sama dengan EPROM, hanya saja untuk menghapus datanya memerlukan arus listrik.

  • EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read-Only Memory)
EEPROM merupakan kependekan dari Electrically Erasable Programmable Read-Only Memory. EEPROM adalah tipe khusus dari PROM (Programmable Read-Only Memory ) yang bisa dihapus dengan memakai perintah elektris. Seperti juga tipe PROM lainnya, EEPROM dapat menyimpan isi datanya, bahkan saat listrik sudah dimatikan.
EEPROM sangat mirip dengan flash memory yang disebut juga flash EEPROM. Perbedaan mendasar antara flash memory dan EEPROM adalah penulisan dan penghapusan EEPROM dilakukan dilakukan pada data sebesar satu byte, sedangkan pada flash memory penghapusan dan penulisan data ini dilakukan pada data sebesar satu block. Oleh karena itu flash memory lebih cepat.

  • Flas Memori (flasdisk)
Flash Memory memiliki karakteristik seperti RAM & Hard Disk, dimana dapat menyimpan data secara permanen (Non-Volatile) dan memiliki teknologi digital seperti RAM sehingga berkecepatan tinggi. Hard Disk dapat menyimpan data secara permanen, tapi bekerja secara mekanis sehingga tergolong “lambat” dalan sistem komputer.


Itu gan, contoh-contoh dari NVRAM, kalo ada yang salah silahkan di koreksi ya,,hehe..
Salam hangat selalu,, seee yaaaaa.. :)

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Pengikut

Waktu Sholat Kebumen

Pengunjung